Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2012

Merawat Mesin Motor Tanpa Harus Ke Bengkel


Setiap pengendara tentunya ingin mengendarai motor dengan rasa nyaman. Kenyamanan berkendara memang membuat perjalanan terasa lebih enjoy dan tidak terlalu melelahkan. Namun apa yang terjadi jika tiba-tiba mesin sepeda motor kita ngadat? Pasti kita akan merasa kesal dibuatnya. Perjalanan menjadi terganggu dan waktu kita sampai di tujuan pun akhirnya harus molor. Belum lagi jika ngadatnya di tempat yang sepi, pikiran kita tentu cemas bercampur panik.
Agar kita bisa enjoy saat mengendarai motor, maka mesin motor perlu dirawat dengan benar. Mesin motor adalah komponen vital yang berfungsi sebagai penggerak. Jika kondisi mesin tidak berfungsi secara optimal, maka motor pun tidak akan mampu beroperasi secara normal. Perawatan mesin motor sebenarnya tidak harus dikerjakan di bengkel. Ada sejumlah perawatan mesin motor yang bisa kita kerjakan sendiri.
Pertama, bensin. Sebaiknya kita mengisi bensin di SPBU dan menghindari membeli bensin di tempat eceran. Mengapa demikian? Sebab bensin eceran biasanya sudah dioplos. Bensin oplosan memiliki nilai oktan yang lebih rendah karena sudah dicampur dengan bahan lain seperti minyak tanah. Jika nilai oktan rendah, maka proses pembakaran tidak berlangsung dengan sempurna. Akibatnya, timbullah kerak pada mesin motor kita. Dampaknya, performa mesin akan mengalami penurunan dan menghasilkan bunyi ketukan (bergetar). Oleh karena itu sebaiknya kita membaca dengan cermat petunjuk manual yang biasanya tertera pada motor. di sana tercantum nilai oktan yang tepat untuk mesin motor kita.
Kedua, oli. Perhatikan kapan kita harus mengganti oli mesin. Sebaiknya kita mengganti oli mesin setiap jarak tempuh 3.000 ribu kilometer. Pastikan pula tidak terjadi kebocoran oli. Jika oli di dalam mesin habis, maka mesin akan menjadi panas. Jika motor kita jarang dipakai, kita bisa mengganti oli setiap tiga bulan sekali. Adapun cara mengganti oli adalah sebagai berikut:
  1. Panaskan mesin motor selama lima menit.
  2. Buanglah oli lama hingga habis. Untuk memastikan oli sudah habis kita bisa melakukan cranking (memutar mesin) dengan foot starter untuk beberapa kali.
  3. Ganti dengan oli baru. Sebelum tutup oli baru dibuka, sebaiknya kita kocok-kocok dulu oli tersebut. Tujuannya agar lapisan pelindung oli bisa tercampur merata dengan oli. Selanjutnya masukkan oli baru ke dalam mesin.
  4. Kemudian gunakan foot starter untuk mengalirkan oli ke seluruh bagian mesin. Setelah itu kita bisa memanaskan mesin motor. Hindari menarik gas sewaktu memanasi motor dan biarkan gas tetap stasioner.
Ketiga, komponen mesin. Gunakan komponen mesin yang orisinil saja. Komponen mesin yang tidak orisinil bisa mempengaruhi kinerja mesin sekaligus akan memperpendek usia pakainya.
Keempat, memanasi mesin. Panasi mesin terlebih dulu sebelum kitamengendarai motor agar oli bisa mengaliri setiap bagian mesin.
»»  READMORE...

Ritual Ringan Saat Ganti Oli, Penting Tapi Sering Lupa!


Ritual Ringan Saat Ganti Oli, Penting Tapi Sering Lupa!

Fungsi oli sebagai pendingin, pelindung dari karat dan pembersih. Pelumas juga dapat menutup pori-pori komponen. Sehingga gesekan antar part di dalam mesin lebih halus serta mudah mencapai suhu kerja ideal.

Punya fungsi yang extreme, tentu pelumas tidak bisa kerja sendiri. Agar kualitasnya terjaga, perlu komponen pendukung berupa filter. Juga perawatan berkala. Nah, biar tidak ada kendala, berikut  cara-cara sederhana yang bisa menghindari penurunan kualitas oli.


Ganti selagi hangat, 
 baut kembali ditutup jika mesin sudah dingin  - Kompresor berfilter tak mudah kemasukan air 
Ganti Selagi Hangat
Ganti oli bagusnya ketika mesin panas atau tunggu dingin? Ada yang bilang lebih baik ketika dingin untuk menghindari baut slek. Ada juga yang bilang, bagus pada saat mesin panas. Pasalnya oli masih encer, sehingga memungkinkan pelumas mudah mengalir.

"Baiknya dilakukan saat mesin masih hangat kuku. Bukan lagi panas. Kalau masih hangat, oli masih encer dan lebih mudah ditekan keluar mengunakan udara kompresor.  Dan baut kembali ditutup jika mesin sudah dingin," wanti  Sarwono Edhi, Technical Training Department PT Astra Honda Motor.

Kompresor Berfilter
Saat akan ganti oli, pelumas lama yang masih di dalam karter dan terselip di celah yang sempit, mesti ditekan keluar angin kompresor. Biasa dilakukan mekanik, agar oli benar-benar keluar dan tak ada yang tersisa.

Namun tanpa disadari, udara bertekanan dari dalam tabung kompresor juga mengandung air. Dapat mengganggu kualitas base oil beserta aditif. "Makanya agar aman, pilih bengkel yang menggunakan water filter di kompresor. Sehingga tak dimasuki air," ucap Ronni Panggabean, mekanik Pandawa Motor di Jl. Munjul, Cilangkap, Jakarta Timur.


 Lebih baik sekaligus ganti filter oil - Setelah overhaul tambah oli 100-200 ml
Lebih Baik Ganti Filter Oil
Agar kualitas tetap baik dan bersirkulasi benar, mesin motor bebek, sport atau skubek sudah dilengkapi filter oli. Tugasnya menyaring geram atau kotoran di pelumas agar tidak ikut bersirkulasi.

"Ada 2 jenis filter oli, yaitu tipe kertas dan kawat kasa. Kawat kasa dibersihkan tiap 9 bulan. Di motor baru, filter tipe kertas baiknya ganti setelah 1 bulan pakai. Penggantian berikutnya setelah 9 bulan atau 3 kali servis rutin. Harganya tidak lebih dari Rp 10 ribu," ujar Joseph Anthony, kepala training roda 2 PT Indomobil Niaga International.
Overhaul kudu tambah oli
Sehabis turun mesin, pelumas di dalam dapur pacu benar-benar bersih. Nah, kerena tidak ada sisa oli, pastinya saat akan mengisi ulang pelumas baru takarannya pun harus lebih banyak.

Makanya disarakan saat akan mengisi oli ke dalam mesin yang habis dibongkar, takaran olinya mesti dilebihkan sekitar 100-200 ml. Apalagi kalau tunggangan juga dilengkapi oil cooler yang juga perlu perawatan. Kapasitas pelumas sebaiknya ditambah di atas takaran normal.


 Filter sentrifugal menyaring geram-geram halus - Baut magnet menangkap geram halus 

Servis Filter Sentrifugal
Di motor-motor baru, saringan oli yang biasa dibersihkan tipe kertas. Tapi, di tunggangan model lama macam Honda Tiger atau Shogun 110, masih pakai filter oli sentrifugal, waktu perawatannya lama, yaitu sekitar 9 bulan. Dikerjakan pada saat membersihkan bak oli. Peranti ini terpasang di bak mesin kanan atau dekat gir primer.

"Filter sentrifugal lebih sering menyaring geram-geram lebih halus. Makanya untuk membersihkan kotorannya tidak terlalu sering dan bisa dibilang cukup lama," imbuh Joseph Antony yang berkantor di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur itu.

Baut Magnet lebih meyakinkan lagi
Masih belum yakin kinerja oli filter yang sejak dulu dilengkapi pabrikan motor, pemilik tunggangan bisa saja memanfaatkan baut bermagnet. Dipasang di lubang buang oli, punya fungsi menangkap geram-geram yang tidak ikut tersaring oli filter.
»»  READMORE...

Minggu, 01 April 2012

Saluran Pembuangan di Aki Yamaha Mio, 2 cm Anti Korosi

Kalo hilang, tambah slang sebagai penyambung buangan
Usah bingung oleh judul di atas. Sejatinya, Yamaha Mio mengaplikasi aki tipe basah sebagai sumber listrik di skubek 113,7 cc itu. Begitunya aki basah dilengkapi lubang pembuangan. Ini perlu perhatian lebih!

Sebagai saluran pembuangan dari lubang di aki, Mio aplikasi slang pendek tambahan buat disalurkan lagi ke lubang pembuangan yang jadi kesatuan di boks bagasi. Barulah dari lubang buang di boks bagasi tadi, disalurkan slang panjang hingga bawah atau keluar melalui dek.

Tapi, ketika slang tambahan itu hilang atau lepas, maka proses buangan cairan jadi tak sempurna. Apalagi cairan itu bukan sekadar cairan. Tapi, hasil penguapan akibat aki dialiri arus listrik. Kandungan elektrolit yang terdiri dari asam sulfat itu bisa bikin korosi.

"Karena slang tidak ada, pembuangan cairan jadi rembes kesisi aki dan terus turun hingga ke baut pemegang boks. Bahkan, sampai membasahi sasis dan bikin karat,” ungkap ungkap Parwata, salah satu pemakai Yamaha Mio lansiran 2009 yang tinggal di Ciledug, Tangerang.

“Beberapa solusi bisa ditempuh. Mulai penambahan slang pembuang sekitar 2 cm sebagai penyambung, hingga ganti aki tipe kering,” ungkap Rudi dari OSS di Jl. Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Ganti aki kering, karena aki ini tak memiliki lubang pembuangan layaknya aki tipe basah. Jadi, tak perlu kuatir cairan keluar dan basahi rangka. (motorplus-online.com) 
»»  READMORE...

JADWAL & KALENDER MOTOGP 2012

Berikut ini adalah jadwal MotoGP 2012:
8 April Qatar* Losail
29 April Spanyol Jerez
6 Mei Portugal Estoril
20 Mei Perancis Le Mans
3 Juni Catalunya Catalunya
17 Juni Inggris Silverstone
30 Juni Belanda** Assen
8 Juli Jerman Sachsenring
15 Juli Italia Mugello
29 Juli Amerika Serikat*** Laguna Seca
19 Agustus Indianapolis Indianapolis
26 Agustus Republik Ceko Brno
16 September San Marino Marco Simoncelli Circuit (Misano Adriatico)
30 September Aragon Motorland
14 Oktober Jepang Motegi
21 Oktober Malaysia Sepang
28 Oktober Australia Phillip Island
11 November Valencia Ricardo Tormo
Keterangan:
*Balapan malam hari
** Race berlangsung hari Sabtu
*** Hanya diikuti kelas MotoGP (1000cc)
Berikut ini adalah jadwal tes musim dingin untuk musim kompetisi MotoGP 2012:
MotoGP
31 Januari –2 Februari
Sepang, Malaysia
28 Februari-1 Maret
Sepang, Malaysia
23 -25 Maret
Jerez de la Frontera, Spanyol
Moto2 dan Moto3
8 -10 Februari
Richardo Tormo-Valencia, Spanyol
16 -18 Februari
Jerez
19 -21 Maret
Jerez
Berikut ini merupakan kalender tes pra musim untuk Claiming Rule Teams:
30-31 Januari, Valencia
20-22 Februari Jerez
8-9 Maret Aragon
23-25 Maret Jerez (MotoGP dan CRT)
»»  READMORE...

Selasa, 17 Januari 2012

Pasang Kopling Manual Di Kawasaki Athlete 125


OTOMOTIFNET - Bawaan pabrik, Kawasaki Athlete 125 sudah berkonsep bebek super atau sering disebut ayam jago. Berhubung tunggangan rilisan PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) ini belum dilengkapi kopling tangan, ada beberapa pembesutnya yang merasa kurang puas, baik dari segi tampilan maupun saat berakselerasi.

Tak ayal, ada beberapa pembesutnya yang aplikasi kopling tangan, seperti dilakukan Hendra W, Warga Depok, Jabar. “Ini agar entakan awal lebih nendang serta tampilannya tambah macho. Biar kayak ayam jago pada umumnya bro, makin jantan he..he..,” aku Hendra sembari mesem-mesem.

Gbr 1

Gbr 2
Mau tahu lebih detail pemasangan peranti berlabel Nojikawa seharga Rp 550 ribu/set yang ditawarkan Junior Motorsport (JMS) di Jl. Raya Bogor, Km.42 No. 1, Pabuaran, Cibinong, Bogor ini? Isi paketnya; bak kopling, balancer (pengganti kopling sentrifugal), handel kopling, kabel kopling dan pegangan kabel kopling (gbr.1). Oh ya, bisa diaplikasi pada Kawasaki Edge dan Blitz juga, lo. Let’s go!

“Langkah awal, posisikan tunggangan pakai standar tengah yang dilanjutkan kuras oli mesinnya. Lalu copot kick starter, knalpot, footstep dan bak rumah kopling pakai kunci T-10. Lalu lanjutkan melepas kopling sentrifugal (gbr.2) beserta rumah pelat koplingnya,” beber Muh. Iqbal, chief mekanik JMS.

Lantas lepas as persneling. Caranya, copot dulu tuas persneling, dilanjutkan menarik as-nya ke luar dari sisi kanan mesin. “Lalu potong as persneling ini hingga posisi gigi habis (gbr.3).  Ini agar tuas ini tidak mentok bak kopling baru, karena desainnya berbeda,” anjur Iqbal.

Tapi kalau enggak menginginkan as persneling bawaan motor dipotong, bisa tebus as persneling baru seharga Rp 80 ribu kok. Langkah selanjutnya, pasang balancer (gbr.4) menggantikan peranan kopling otomatis orisinal.

Gbr 3 

Gbr 4 

Gbr 5 

Gbr 6 
Lalu tambah 2 per kopling baru pada rumah pelat kopling orisinal. Tujuannya agar kopling, tidak terlalu empuk/lembek serta tidak selip. “Bawaan pabrik, per koplingnya ada 4 buah, tapi desain rumah per koplingnya ada 6, jadi biar tendangan balik pelat kopling lebih optimal, mesti ditambah 2 per lagi,” yakin mekanik pengalaman 6 tahun.

Nah, kalau sudah, pasang bak kopling tangan (baru) beserta kabel koplingnya (gbr.5). Terakhir, pasang handel kopling sekaligus rumahnya, di sebelah kiri setang, menggantikan pegangan spion lama (gbr.6).

Sebelum semua peranti yang dibongkar dipasang lagi, terlebih dulu jajal dan setel jarak main kopling tangannya. Apakah berfungsi maksimal atau belum. Yakin bekerja bagus, barulah rapikan semua peranti yang dicopot, kebalikan saat membongkar. Selamat mencoba! 
»»  READMORE...