Sabtu, 26 Mei 2012

Cara 'Sopan' Memutuskan Pertunangan


3 Cara 'Sopan' Memutuskan Pertunangan
Menyudahi jalinan pertunangan tidaklah semudah memutuskan pacar. Mengakhiri pertunangan merupakan hal yang berat karena juga melibatkan keluarga besar. Dan, hal ini bisa menjadi momen yang menyedihkan, apalagi bila masing-masing keluarga telah menyatakan dukungan penuh bagi hubungan yang ada. Namun, bagaimanapun juga, pernikahan hanya berlangsung sekali seumur hidup. Jika memang hubungantak bisa dilanjutkan, maka kata "putus" mau tidak mau harus dikumandangkan. Bagaimana cara sopannya? Berikut jawabannya.

Kembalikan cincin darinya

Cara ini adalah sebuah pemberitahuan tanpa kata. Anda hanya harus mengembalikan cincin pertunangan padanya, dan dia pasti mengerti maksud Anda. Tentu saja dia akan bertanya dan Anda harus menjelaskan padanya alasan sejujurnya. Sampaikan sebaik dan sebijak mungkin. Jangan limpahkan semua kesalahan padanya.

Tulis surat

Tak berani menemuinya langsung? Gunakan
 cara klasik seperti menulis surat. Anda boleh juga menyertakan cincinnya. Menjelaskan alasan putus melalui tulisan terkadang memang lebih baik daripada bicara langsung. Lewat surat, Anda bisa menyusun kata-kata penjelasan begitu rupa sehingga keputusan tak terdengar terlalu menyakitkan. Email bisa dipilih sebagai sarana putus bagi Anda yang tinggal berjauhan.

Telepon

Ingin bicara, tapi tak mungkin bertemu? Dia jauh di luar kota sana, maka satu-satunya cara untuk melakukannya adalah melalui telepon. Sebelum menelepon atau meninggalkan pesan pada kotak suaranya, ada baiknya Anda menenangkan diri dan berpikir lebih dulu tentang kata-kata yang akan diucapkan. Anda tentu tak ingin terdengar kejam dan gugup bukan?


»»  READMORE...

Alasan Mengapa Pria Baik-Baik Selingkuh


3 Alasan Mengapa Pria Baik-Baik Selingkuh
Naif memang jika sebagai seorang wanita tidak sakit hati dan kecewa. Tetapi mengapa tidak Anda coba cari tahu terlebih dahulu. Apa sebenarnya yang membuat para pria baik memilih untuk berselingkuh. Yah setidaknya Anda juga bisa tahu, mungkin ada suatu hal dari diri Anda yang menjadi salah satu alasannya selingkuh.

RINDU TANTANGAN
Simple, dan menusuk. Mereka rindu akan tantangan. Sudah menjadi sebuah hal yang Anda tahu bahwa pria menyukai tantangan. Tak heran jika banyak produk rokok yang menggunakan kata-kata 'tantangan' dalam iklannya.

"APAKAH SAYA PRIA NORMAL JIKA TIDAK SELINGKUH?"
Herannya beberapa pria baik-baik mengira dirinya tidak normal jika tak selingkuh. Mengamati teman-teman dan lingkungan di sekelilingnya, para teman prianya pasti pernah melakukan 'kecurangan' dalam hubungannya. Lama kelamaan, ia justru berpikir, dirinyakah yang tidak normal karena tak pernah berselingkuh dan curang dalam hubungannya?

"KATA ORANG BIJAK, TAKUT MENCOBA, MENYESAL KEMUDIAN..."
Ya, benar. Pepatah tersebut memang benar, tetapi tidak untuk sebuah kata ini SELINGKUH. Seringkali saat membaca sebuah konsep atau ideologi, kita terlampau bermain dengan angan-angan, sehingga salah menerjemahkan dan mengaplikasikannya di dalam hidup. Kita harus bijaksana, memilah pepatah mana yang sesuai dengan tindakan yang harus kita ambil.


»»  READMORE...

Senin, 21 Mei 2012

Merawat Mesin Motor Tanpa Harus Ke Bengkel


Setiap pengendara tentunya ingin mengendarai motor dengan rasa nyaman. Kenyamanan berkendara memang membuat perjalanan terasa lebih enjoy dan tidak terlalu melelahkan. Namun apa yang terjadi jika tiba-tiba mesin sepeda motor kita ngadat? Pasti kita akan merasa kesal dibuatnya. Perjalanan menjadi terganggu dan waktu kita sampai di tujuan pun akhirnya harus molor. Belum lagi jika ngadatnya di tempat yang sepi, pikiran kita tentu cemas bercampur panik.
Agar kita bisa enjoy saat mengendarai motor, maka mesin motor perlu dirawat dengan benar. Mesin motor adalah komponen vital yang berfungsi sebagai penggerak. Jika kondisi mesin tidak berfungsi secara optimal, maka motor pun tidak akan mampu beroperasi secara normal. Perawatan mesin motor sebenarnya tidak harus dikerjakan di bengkel. Ada sejumlah perawatan mesin motor yang bisa kita kerjakan sendiri.
Pertama, bensin. Sebaiknya kita mengisi bensin di SPBU dan menghindari membeli bensin di tempat eceran. Mengapa demikian? Sebab bensin eceran biasanya sudah dioplos. Bensin oplosan memiliki nilai oktan yang lebih rendah karena sudah dicampur dengan bahan lain seperti minyak tanah. Jika nilai oktan rendah, maka proses pembakaran tidak berlangsung dengan sempurna. Akibatnya, timbullah kerak pada mesin motor kita. Dampaknya, performa mesin akan mengalami penurunan dan menghasilkan bunyi ketukan (bergetar). Oleh karena itu sebaiknya kita membaca dengan cermat petunjuk manual yang biasanya tertera pada motor. di sana tercantum nilai oktan yang tepat untuk mesin motor kita.
Kedua, oli. Perhatikan kapan kita harus mengganti oli mesin. Sebaiknya kita mengganti oli mesin setiap jarak tempuh 3.000 ribu kilometer. Pastikan pula tidak terjadi kebocoran oli. Jika oli di dalam mesin habis, maka mesin akan menjadi panas. Jika motor kita jarang dipakai, kita bisa mengganti oli setiap tiga bulan sekali. Adapun cara mengganti oli adalah sebagai berikut:
  1. Panaskan mesin motor selama lima menit.
  2. Buanglah oli lama hingga habis. Untuk memastikan oli sudah habis kita bisa melakukan cranking (memutar mesin) dengan foot starter untuk beberapa kali.
  3. Ganti dengan oli baru. Sebelum tutup oli baru dibuka, sebaiknya kita kocok-kocok dulu oli tersebut. Tujuannya agar lapisan pelindung oli bisa tercampur merata dengan oli. Selanjutnya masukkan oli baru ke dalam mesin.
  4. Kemudian gunakan foot starter untuk mengalirkan oli ke seluruh bagian mesin. Setelah itu kita bisa memanaskan mesin motor. Hindari menarik gas sewaktu memanasi motor dan biarkan gas tetap stasioner.
Ketiga, komponen mesin. Gunakan komponen mesin yang orisinil saja. Komponen mesin yang tidak orisinil bisa mempengaruhi kinerja mesin sekaligus akan memperpendek usia pakainya.
Keempat, memanasi mesin. Panasi mesin terlebih dulu sebelum kitamengendarai motor agar oli bisa mengaliri setiap bagian mesin.
»»  READMORE...

Ritual Ringan Saat Ganti Oli, Penting Tapi Sering Lupa!


Ritual Ringan Saat Ganti Oli, Penting Tapi Sering Lupa!

Fungsi oli sebagai pendingin, pelindung dari karat dan pembersih. Pelumas juga dapat menutup pori-pori komponen. Sehingga gesekan antar part di dalam mesin lebih halus serta mudah mencapai suhu kerja ideal.

Punya fungsi yang extreme, tentu pelumas tidak bisa kerja sendiri. Agar kualitasnya terjaga, perlu komponen pendukung berupa filter. Juga perawatan berkala. Nah, biar tidak ada kendala, berikut  cara-cara sederhana yang bisa menghindari penurunan kualitas oli.


Ganti selagi hangat, 
 baut kembali ditutup jika mesin sudah dingin  - Kompresor berfilter tak mudah kemasukan air 
Ganti Selagi Hangat
Ganti oli bagusnya ketika mesin panas atau tunggu dingin? Ada yang bilang lebih baik ketika dingin untuk menghindari baut slek. Ada juga yang bilang, bagus pada saat mesin panas. Pasalnya oli masih encer, sehingga memungkinkan pelumas mudah mengalir.

"Baiknya dilakukan saat mesin masih hangat kuku. Bukan lagi panas. Kalau masih hangat, oli masih encer dan lebih mudah ditekan keluar mengunakan udara kompresor.  Dan baut kembali ditutup jika mesin sudah dingin," wanti  Sarwono Edhi, Technical Training Department PT Astra Honda Motor.

Kompresor Berfilter
Saat akan ganti oli, pelumas lama yang masih di dalam karter dan terselip di celah yang sempit, mesti ditekan keluar angin kompresor. Biasa dilakukan mekanik, agar oli benar-benar keluar dan tak ada yang tersisa.

Namun tanpa disadari, udara bertekanan dari dalam tabung kompresor juga mengandung air. Dapat mengganggu kualitas base oil beserta aditif. "Makanya agar aman, pilih bengkel yang menggunakan water filter di kompresor. Sehingga tak dimasuki air," ucap Ronni Panggabean, mekanik Pandawa Motor di Jl. Munjul, Cilangkap, Jakarta Timur.


 Lebih baik sekaligus ganti filter oil - Setelah overhaul tambah oli 100-200 ml
Lebih Baik Ganti Filter Oil
Agar kualitas tetap baik dan bersirkulasi benar, mesin motor bebek, sport atau skubek sudah dilengkapi filter oli. Tugasnya menyaring geram atau kotoran di pelumas agar tidak ikut bersirkulasi.

"Ada 2 jenis filter oli, yaitu tipe kertas dan kawat kasa. Kawat kasa dibersihkan tiap 9 bulan. Di motor baru, filter tipe kertas baiknya ganti setelah 1 bulan pakai. Penggantian berikutnya setelah 9 bulan atau 3 kali servis rutin. Harganya tidak lebih dari Rp 10 ribu," ujar Joseph Anthony, kepala training roda 2 PT Indomobil Niaga International.
Overhaul kudu tambah oli
Sehabis turun mesin, pelumas di dalam dapur pacu benar-benar bersih. Nah, kerena tidak ada sisa oli, pastinya saat akan mengisi ulang pelumas baru takarannya pun harus lebih banyak.

Makanya disarakan saat akan mengisi oli ke dalam mesin yang habis dibongkar, takaran olinya mesti dilebihkan sekitar 100-200 ml. Apalagi kalau tunggangan juga dilengkapi oil cooler yang juga perlu perawatan. Kapasitas pelumas sebaiknya ditambah di atas takaran normal.


 Filter sentrifugal menyaring geram-geram halus - Baut magnet menangkap geram halus 

Servis Filter Sentrifugal
Di motor-motor baru, saringan oli yang biasa dibersihkan tipe kertas. Tapi, di tunggangan model lama macam Honda Tiger atau Shogun 110, masih pakai filter oli sentrifugal, waktu perawatannya lama, yaitu sekitar 9 bulan. Dikerjakan pada saat membersihkan bak oli. Peranti ini terpasang di bak mesin kanan atau dekat gir primer.

"Filter sentrifugal lebih sering menyaring geram-geram lebih halus. Makanya untuk membersihkan kotorannya tidak terlalu sering dan bisa dibilang cukup lama," imbuh Joseph Antony yang berkantor di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur itu.

Baut Magnet lebih meyakinkan lagi
Masih belum yakin kinerja oli filter yang sejak dulu dilengkapi pabrikan motor, pemilik tunggangan bisa saja memanfaatkan baut bermagnet. Dipasang di lubang buang oli, punya fungsi menangkap geram-geram yang tidak ikut tersaring oli filter.
»»  READMORE...

Berikut 10 Penyebab komputer lambat dan cara mengatasinya.


1. Komputer lambat karena kekurangan Memory 
Masalah komputer lambat karena minimnya RAM yang terpasang merupakan hal yang umumnya sudah diketahui oleh semua pengguna komputer. 

Untuk itu cobalah cek kapasitas memory yang terpasang, untuk komputer sekelas Intel Pentium 4 dengan OS Windows XP dan aplikasi standar sebaiknya upgrade-lah memory menjadi minimal 1 GB.

2. Komputer lambat karena terlalu banyaknya program yang terinstall.
Secara pribadi saya sering menemukan komputer terutama milik pribadi yang di-install bermacam-macam program didalamnya, padahal aplikasi tersebut jarang atau bahkan tidak pernah digunakan sama sekali.

Periksalah program apa saja yang terinstall dikomputer dengan cara klik Add/Remove Program di Control Panel dan un-install program-program yang hanya menjadi "accesories" tersebut. 

3. Komputer lambat karena terlalu banyak startup programs dan service yang berjalan.
Hal ini berkaitan dengan point no 2, semakin banyak program yang terinstall, semakin banyak pula program dan service yang akan dijalankan ketika windows startup. 

Untuk menonaktifkan startup program dan service yang berjalan otomatis tersebut, masuklah ke "System Configuration Utility" dengan cara ketik: msconfig pada menu run, kemudian pada tab service dan startup lakukan uncheck terhadap aplikasi-aplikasi yang tidak diperlukan.

Untuk melihat aplikasi apa saja yang sedang berjalan, kita bisa menggunakan tool Prosesexplorer. Dengan tool ini kita dapat melihat dan menonaktifkan (kill) aplikasi apa saja yang tidak diperlukan atau dicurigai sebagai virus.

process explorer

Download Process Explorer disini

4. Komputer lambat karena Temporary File yang sudah membengkak
Penyebab komputer lambat yang ke empat adalah sudah membengkaknya file-file temporary (sementara). Untuk Windows Xp lokasi file tersebut ada di:"C:\Documents and Settings\nama_user\Local Settings\Temp" dan"C:\WINDOWS\Temp".  

Untuk membersihkannya, delete-lah file-file yang terdapat di kedua lokasi tersebut atau jalankan program Disk CleanUp dengan cara klik start-run, ketik: "cleanmgr" lalu pilih drive yang akan di-cleanup.

5. Komputer lambat karena terlalu banyak program yang berfungsi sebagai "security program"
Security program seperti program antivirus dan firewall merupakan aplikasi tambahan yang harus ada pada komputer, tetapi janganlah terlalu berlebihan misalnya dengan menginstall 2-3 program antivirus sekaligus.

Untuk masalah security windows, yang terpenting adalah lakukan update, aktifkan firewall dan gunakan antivirus yang tidak membebani komputer seperti misalnya PCMAV Antivirus serta berhati-hatilah ketika menggunakan USB Flashdisk / Memory Card.

6. Komputer lambat karena masalah pada hardisk

Hardisk merupakan komponen kedua setelah RAM yang bisa menyebabkan komputer menjadi lambat. Masalah Komputer lambat yang disebabkan oleh hardisk ini diantaranya karena:
- hardisk low space
- hardisk yang terfragmentasi
- hardisk yang sudah lama, sehingga rpm-nya menurun
- hardisk error / bad sector

Cara mengatasi komputer lambat karena masalah pada hardisk diatas adalah:
- upgrade kapasitas hardisk dengan menambah atau ganti hardisk
- lakukan defragmenter pada hardisk secara berkala
- hindarkan hardisk dari debu, goncangan dan panas berlebih.
- perbaiki kerusakan pada hardisk dengan tool checkdisk.

7. Komputer lambat karena adanya virus, malware atau spyware pada komputer.
Apabila komputer kita sudah terlebih dahulu terserang virus atau malware, maka sebaiknya jalankan Windows Safe Mode, matikan fasilitas system restore dan gunakanlah program Virus Cleaner seperti misalnya Norman Malware Cleaner untuk membersihkan virus atau malware tersebut dan lakukan pula update pada sistem operasi.

8. Komputer lambat karena System Files ada yang corrupt atau bahkan hilang.
Biasanya terjadi setelah komputer terinfeksi virus dan file-file yang terinfeksi tersebut terlanjur rusak atau terdelete oleh antivirus. Solusi yang paling gampang adalah dengan merepair sistem operasi yang digunakan.

9. Komputer lambat karena masalah hardware overheat.
Hardware overheat baik itu terjadi pada hardisk, vga card, processor atau cpu secara umum bisa menyebabkan menurunnya kinerja komputer yang pada akhirnya komputer menjadi hang, lambat atau bahkan  sering restart. Untuk itu pastikan sirkulasi udara pada bagian dalam CPU berjalan dengan baik begitu juga pada fan (kipas angin) harus bersih dari debu dan dapat berputar dengan lancar.

10. Komputer lambat karena adanya masalah konektifitas pada jaringan / network 
Hal ini bisa terjadi karena trafic jaringan yang tinggi, hub atau switch yang hang atau adanya virus yang mencoba masuk ke sistem komputer kita. Untuk mengatasinya, coba lepas dan pasangkan kembali konektor RJ45 pada LAN Card atau Roset LAN, restart Switch / hub dan gunakan program Port scanner untuk melihat packet data apa saja yang masuk dan keluar dari komputer kita.

Mungkin itulah beberapa hal penyebab dan cara mengatasi komputer lambat yang bisa saya simpulkan berdasarkan pengalaman yang sering saya temui, tambahan dan koreksi lainnya saya tunggu...thanks.


Read more: http://www.catatanteknisi.com/2010/12/cara-mengatasi-penyebab-komputer-lambat.html#ixzz1vU7LkTDJ
»»  READMORE...